Selasa, 20 Desember 2016

Huawei Juga Bakal Punya Smartphone Bezel-less?

View Article
Beberapa waktu yang lalu, vendor smartphone Sony dikabarkan tengah mempersiapkan produk ponsel baru yang mengusung desain tanpa bezel atau bezel-less. Mendengar kabar ini, kompetitornya dari Tiongkok, Huawei sepertinya tak mau tinggal diam. Untuk menghalang laju dari perangkat baru Sony itu, Huawei juga akan meluncurkan produk baru bertajuk Huawei P10.

Huawei P10 disebut-sebut merupakan generasi penerus dari seri yang telah diluncurkan sebelumnya, yaitu Huawei P9 dan P9 Plus. Bocoran foto Huawei P10 yang beredar memperlihatkan jika ponsel tersebut masih akan disemati dengan teknologi dual-camera di bagian belakang bodinya. Bahkan dari segi visualnya, smartphone tersebut masih mengusung tampilan yang terlihat serupa dengan pendahulunya.
Tak hanya itu, Huawei juga sepertinya masih akan mengandalkan modul kamera besutan Leica. Namun, salah satu hal menarik yang bisa dijumpai pada tampilannya adalah adanya layar tambahan yang terlihat di bagian pinggir ponsel.
Layar kecil yang bisa ditemukan pada bagian samping kiri perangkat tersebut ternyata difungsikan untuk menampilkan informasi mengenai konektivitas, keterangan waktu, notifikasi, dan berbagai informasi penting lainnya. Akan tetapi. dengan kehadiran layar tambahan itu, bodi Huawei P10 memang terlihat lebih tebal.
Hadirnya generasi penerus dari Huawei P9 ini memang sebelumnya pernah disampaikan oleh perwakilan Huawei yang ada di Indonesia. Hal ini terjadi tepatnya pada acara perilisan ponsel tersebut di Jakarta pada Kamis 8 Desember 2016 yang lalu.
Pada waktu itu pihak Huawei mengaskan tidak akan mengikutsertakan Huawei P9 Plus sebab tengah mempersiapkan generasi penerus dari P9 itu sendiri. Hal ini karena proyek-proyek yang selanjutnya memang akan lebih difokuskan pada generasi penerus dari Huawei P9 ini.
Meski begitu, Nuramin selaku Senior Product Manager Huawei Indonesia tidak memberikan informasi lebih detail terkait dengan smartphone yang akan menjadi suksesor dari Huawei P9. Selain meluncurkan Huawei P10, vendor asal Tiongkok itu juga kabarnya tengah mempersiapkan produk smartphone lainnya yang diketahui mengusung nama Mate 9 dan Mate 9 Plus. Keduanya akan dirilis pada tahun 2017 mendatang.

Google Minta Samsung Tak Gunakan Viv

View Article
Seperti telah diketahui bahwa vendor asal Korea Selatan, Samsung memang telah sukses membeli asisten virtual bernama Viv tepatnya pada bulan Oktober yang lalu. Meski begitu, sepertinya Samsung harus gigit jari. Pasalnya, vendor smartphone yang kini tengah merajai pasaran tersebut tak bisa membekalkan Viv pada line-up smartphone Android besutannya.

Langkah Samsung untuk membeli Viv ini tampaknya bukan sesuatu yang mengherankan. Hal ini karena sebagian besar pembuat Viv merupakan tangan-tangan kreatif dibalik lahirnya asisten virtual Apple, Siri. Dengan terbelinya Viv ini tentu Samsung memang berharap untuk dapat menciptakan asisten virtual baru yang nantinya bisa lebih hebat dari pintar dibandingkan dengan Siri.
Di sisi lai, Google juga ternyata memiliki asisten virtual yang diketahui memiliki nama Google Assistant. Asisten vitual miliki Google ini bahkan telah banyak mendapatkan pujian karena diklaim sangat pintar dan mirip dengan manusia. Hal inilah sepertinya yang menjadi salah satu faktor utama mengapa Samsung tidak diijinkan untuk memakai Viv pada jajaran perangkatnya.
Kabar terakhir menyebutkan bahwa untuk mengantisipasi hal itu, Google telah mengajukan permintaan pada Samsung agar tidak memakai asisten virtual bernama Viv itu. Fakta ini rupanya membuat vendor smartphone asal Negeri Gingseng tersebut terpaksa hanya menyematkan asisten virtual Viv di produk smartphonenya yang memakai basis Tizen.
Rumor tentang asisten virtual Samsung ini bukan yang pertama kalinya berkembang. Sebelumnya juga pernah tersiar rumor bahwa Samsung kemungkinan akan menggunakan Viv pada perangkat baru yang kini tengah dikembangkannya, yaitu Galaxy S8. Samsung sendiri kabarnya telah menyiapkan dua varian Viv bernama Bixby untuk yang diisi dengan suara laki-laki dan Kestra untuk asisten virtual dengan suara perempuan. Keduanya dikabarkan akan digunakan dalam pembayaran mobile.
Untuk diketahui, Samsung telah membeli Viv ini pada beberapa bulan yang lalu. Namun, hingga saat ini tidak diketahui berapa detail harga yang harus dibayarkan oleh Samsung untuk untuk mengambil alih Viv Labs yang selama ini dikenal sebagai pencipta Siri itu.